Sabtu, 12 Juni 2010

Aku Nge-Blog, kamu?: Judul Skripsi/Tugas Akhir Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, Teknik Elektro

Aku Nge-Blog, kamu?: Judul Skripsi/Tugas Akhir Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, Teknik Elektro

Transfer

http://cadex.wordpress.com/2009/05/22/cad-civ-04-import-data-dari-total-station-ke-civil-3d-bagian-1/

Transfer data dari Total Station ke Autocad 3D

http://cadex.wordpress.com/2009/05/22/cad-civ-04-import-data-dari-total-station-ke-civil-3d-bagian-1/

Tutorial download upload data from total station

http://downloads.ziddu.com/downloadfile/8867518/ManualGTS230N.pdf.html

Land Development

http://cadengineeringportal.blogspot.com/2010/01/software-autodesk-land-desktop.html

Tutorial Menggunakan Menu Inquiry

Apa sih fungsi menu Inquiry?
Pada menu palette Land Desktop dan Land Desktop Complete, kita akan menemukan menu Inquiry. Inquiry yang saya temukan di thesaurus ms word bisa diterjemahkan sebagai keterangan, pengecekan, analisis, survey, dll. Dengan menu inquiry dari Land Desktop, berikut ini adalah hal2 yang bisa anda lakukan.
1. Mengecek koordinat Easting/Northing.
Klik menu Inquiry –> North/East. lalu klik salah satu point pada drawing.
2. Mengecek koordinat Latitude/Longitude:
Klik menu Inquiry –> Lat/Long. lalu klik salah satu point pada drawing.
3. Mengecek jarak Geodesic (Geodesic distance)
Klik menu Inquiry –> Geodetic Inverse. Klik titik pertama, lalu klik pada titik kedua.
humm.. mas, Geodetic Distance tu apaan seh? Jarak geodetic adalah jarak terpendek dua buah titik diatas permukaan ellipsoid bumi pada mean sea level. Dimana jarak disana dipengaruhi betul oleh Earth curvature (lengkung bumi). Biasanya banyak dipake sama orang navigasi, baik kapal maupun pesawat terbang.  Keterangan sederhana mengenaiah Goedetic distance bisa dilihat disini.
4. Mengecek jarak dan posisi sebuah titik atau objek terhadap Center Line.
Masuk saja ke menu Inquiry –> Station/Offset Object atau menu Inquiry –> Offset Alignment. tentukan line atau alignment referensinya. lalu klik titik diluar line atau alignment tersebut. LD akan menghitungkan posisi titik tersebut berada pada STA berapa dan menghitungkan berapa jarak terdekat titik tersebut (offset) terhadap line referensi tadi.
5. Mengecek properties Line dan Kurva.
Pada drawing alignment anda, masuk ke menu Inquiry –> Line/Curve/Spiral.  lalu klik salah satu titik pada kurva yang anda buat. Bisa klik pada garis lurus maupun pada bagian Kurva. LD akan menampilkan propertiesnya. contohnya seperti berikut.
--------------------------------------------------------------------------------

                                ARC DATA

--------------------------------------------------------------------------------

Begin . . . . .  North: 2284340.660          East:  423816.392

Radial Point. .  North: 2283466.875          East:  423770.288

End . . . . . .  North: 2284283.100          East:  423455.007

PI  . . . . . .  North: 2284350.519          East:  423629.546

   Tangent: 187.106           Chord: 365.940          Course: 260-57-01

Arc Length: 368.661          Radius: 875.000           Delta: 24-08-25
——————————————————————————–
ARC DATA
——————————————————————————–
Begin . . . . .  North: 2284340.660          East:  423816.392
Radial Point. .  North: 2283466.875          East:  423770.288
End . . . . . .  North: 2284283.100          East:  423455.007
PI  . . . . . .  North: 2284350.519          East:  423629.546
Tangent: 187.106           Chord: 365.940          Course: 260-57-01
Arc Length: 368.661          Radius: 875.000           Delta: 24-08-25
Fungsi yang sama bisa anda temukan pada menu Inquiry–> Roadway Curves, Railway curves, Spiral Radius.
6. Mengecek sudut.
Bila anda memiliki dua buah garis yang bersinggungan dan ingin mengecek sudt antara kedua garis tersebut masuk saja ke menu Inquiry –> Angles. Klik garis pertama. lalu klik garis kedua. LD akan menampilkan hasil seperti berikut:
The acute angle is 147-44-25

The obtuse angle is 212-15-35
Acute Angle dan Obtuse Angle adalah sudut dalam dan Sudut Luar dalam bahasa indonesia.
7. Mengecek jarak poligon.
Misal anda punya polygon traversing, ataw poligon sebuah path dan anda ingin mengecek berapa jaraknya, pakai saja menu Inquiry –> Continuous distance.  klik lah dari titik satu ke titik selanjutnya hingga akhir path tersebut. Tekan enter jika sudah selesai.
8. Mengecek elevasi kontur.
Klik menu Inquiry –> Contour Elevation. Ini bermanfaat untuk mengecek kontur yang belom berlabel.
9. Mengecek Elevasi pada surface.
Bermanfaat untuk mengecek properties sebuah titik di permukaan surface. klik menu Inquiry –> Surface Elevation. lalu klik sebuah titik dimana aja di surafce anda. LD akan menampilkan Koordinat Easing, Northing serta Elevasi titik yang anda klik tersebut.
10. Mengecek kemiringan permukaan (Slope).
Klik menu Inquiry –> List Slope. klik titik pertama di surface anda. lalu klik di titik kedua. LD akan menampilkan data seperti berikut (elevasi di titik pertama, elevasi titik kedua, beda tinggi, Slope, grade dan jarak horizontal)
First elev: 64.000, Second elev: 82.000, Elev diff: 18.000
Slope: 6.298:1, Grade: 15.879, Horiz dist: 113.360
11. Menge-track koordinat dan elevasi.
Masuk saja ke menu Inquiry –> Track North/East atau Inquiry –> Elevation. maka akan muncul windows kecil di pojok kiri atas yang menunjukkan koordinat North/East kemana sata kursor anda bergerak.
Ternyata fungsi inquiry banyak juga ya mas..? :)

Menghitung Volume Site

Finally, inilah yang ditunggu-tunggu. kelanjutan Tutorial LD yang khusus membahas gimana caranya Menghitung Volume Site. Maaf rekan sekalian, karena memang saya kesulitan mendapatkan data asli lapangan untuk perhitungan volume, maka untuk keperluan tutorial kali ini saya gunakan data Lesson-17 dari tutorial bawaan LD 2005. Mudah-mudahan ngga njelimet dan bisa diikuti.
Oke, jadi perhitungan Volume dengan LD ada tiga metode yaitu: Metode Grid Volume, Metode Composites Volume dan Metode Sections Volume. Karena saya anggap metode pertama adalah yang paling mudah, maka saya hanya akan membahas metode tersebut.
Menghitung Volume Site
Menggunakan Land Desktop, Volume Site bisa dihitung dengan logika yang disebut oleh LD sebagai “Stratum”. Stratum adalah ruang yang dibatasi oleh surface asli di lapangan dan surface final yang direncanakan. Volume yang diperoleh nantinya merupakan selisih dari Volume Surface Asli dengan Volume Surface rencana. Hasilnya bisa berupa Cut maupun Fill.
Untuk keperluan tutorial ini saya akan mengadaptasi Tutorial dari LD 2005 pada Lesson 17: Calculating site Volumes. Selamat mengikuti.
1.       Buka Autodesk Land Desktop
2.       Pada menu File, klik, Open untuk menampilkan box dialog Open Drawing: Project Based dialog Box
Lokasi default untuk folder yang berisi file project ini adalah c:\Land Projects 2005.
3.       Dari list Project Name, pilih TUTORIAL1, lalu dari list Select Project Drawing, pilih Lesson-17.dwg, kemudian klik OK.
4.       Pada menu Projects, klik Menu Palettes untuk menampilkan box dialog Menu Palette Manager.
5.       Pada list Menu, pilih Land Desktop 2005, kemudian klik Load.
Mendefinisikan Stratum dan Site
1.       Pada menu Terrain, klik Select Current Stratum untuk menampilkan dialog box Define Stratum
2.       Ketik Stratum1 pada Name dan EG and FS Surfaces untuk Description
3.       Klik Select for Surface 1 untuk menampilkan dialog box Select Surface, pilih EG kemudian klik OK untuk kembali ke dialog box Define Stratum.
4.       Klik Select for Surface 2 untuk menapilkan dialog box Select surface, pilih FG kemudian klik OK untuk kembali ke dialog box Define Stratum
5.       Pastikan bahwa Surface 1 adalah eg dan surface 2 adalah fg lalu kemudian klik OK untuk melanjutkan.
Prosedur dibawah adalah untuk mengubah setting volume site
6.       Pada menu Terrain klik Site Definition –> Site Settings untuk menampilkan dialog box Volume Site Settings
7. Pada isian Volume Labelling masukkan m3 untuk Suffix lalu klik OK
Gunakan prosedur dibawah untuk mendefinisikan site dalam 2m x 2m grid dan terotasi 20 derajat.
8.       Pada menu Terrain klik Site Definition –> Define Site
9.       Masukkan 20 degrees untuk Rotation Angle
10.   Ketik .P (dot P) untuk menggunakan filter point, dan keludian ketik 1 untuk Site Base Point.
11.   Masukkan 2 m untuk Grid M size dan tekan ENTER untuk menerima default lainnya
12.   Ketik  .P (dot P) lagi untuk mendisable penggunaan point filter, dan kemudian gunakan Endpoint OSNAP untuk memilih sisi pojok kanan atas dari polyline site definition.
13.   Tekan ENTER untuk menerima default. Lalu ketik No untuk menghapus the old site outline.
14.   Ketikkan Site1 untuk nama Site nya.
Menghitung Volume Grid
Dalam bagian ini anda akan menghitung volume dengan metode grid volume. Gimana caranya? Grid volume bekerja dengan melakukan superimpose grid di kedua permukaan pada stratum, mengukur sendiri elevasi grid pada intersection dan kemudian mengetahui beda tingginya.
1.       Pada menu Terrain, klik Grid Volume –> Calculate Total Site Volume untuk menampilkan dialog box Site Librarian
2.       Dari list Select Site, pilih Site1 dan klik OK untuk menampilkan dialog box Grid Volume Settings
3.       Terima saja semua defaultnya dengan mengklik OK untuk menampilkan dialog box Volume Results Surface
4.       Ketik G1-Site1 untuk New Surface kemudian klik OK
Hasil kalkulasi dengan menggunakan metode Grid Volume ditampilkan pada command line, dengan cut volume 3,376 m3, dan fill volume 20.380 m3 dan net volume adalah 17,004 m3 fill.
5.       Pada menu View, klik Named Views untuk menampilkan dialog box View. Dibawah Name, pilih 2, klik Set Current kemudian klik OK
6.       Klik ikon Layers pada toolbar untuk menampilkan Layer Properties Manager. Turn on (nyalakan) display layer Fg-srf-bdr untuk menampilkan polyline batas permukaan FG dan klik OK untuk menutup Layer Properties Manager.
7.       Pada menu Terrain, klik Set Current Surface untuk menampilkan dialog box Select Surface dan pilih Volume Surface. Pilih G1-Site1 dan list surface kemudian klik OK.
8.       Pada menu Terrain klik Surface Display –> Quick View.
Gambar dibawah adalah ilustrasi quick view dari permukaan grid volume. Area diantara batas permukaan fg dan kelebihan permukaan grid volume tidak dimasukkan dalam perhitungan volume.
quick view of grid volume surface